Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Harry Azhar Azis menilai ada kongkalikong antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan pihak pabrikan otomotif.
"Sampai sekarang kan tidak berani dirumuskan. Saya nggak tau apakah ada lobi pihak otomotif atau bagaimana di Kementerian ESDM sehigga tidak jadi (pengendalian BBM)," ujar Harry kepada detikFinance, Senin (14/1/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang ada kebijakan seperti itu harus ada risiko. Itu soal teknis, dan tidak perlu masuk ke DPR," jelasnya.
Hal yang senada juga dilontarkan oleh Anggota Komisi XI Arif Budimanta. Harusnya, menurut Arif, aturan tersebut tinggal diterbitkan karena merupakan bagian dari arahan pengendalian BBM bersubsidi.
"Ada kongkalikong dari pengendalian itu, ada proses tutup mata dari subsidi yang harusnya di distribusikan kepada orang yang berhak ditujukan ke yang tidak berhak," ungkap Arif.
(hen/hen)











































