Gubernur Kaltim Curhat Soal Wilayah Penghasil Minyak Tapi Harus Antre BBM

Gubernur Kaltim Curhat Soal Wilayah Penghasil Minyak Tapi Harus Antre BBM

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 18 Jan 2013 18:15 WIB
Gubernur Kaltim Curhat Soal Wilayah Penghasil Minyak Tapi Harus Antre BBM
Senipah - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak geram dengan kenyataan ironis di wilayahnya yang merupakan daerah penghasil minyak dan gas bumi. Kenyataanya kini untuk mendapatkan BBM subsidi, masyarakat di Kaltim harus antre sementara di Jawa sebaliknya.

"Nggak masuk akal, kami daerah penghasil minyak, tapi kita harus antre (BBM), sementara di Jawa tidak antre," kata Awang ditemui di Senipah, Kalimantan Timur, Jumat (18/1/2013).

Bahkan Awang mengaku sempat geram pada saat tahun lalu, kuota BBM subsidi Kalimantan akan dikurangi oleh Menteri ESDM Jero Wacik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah antre disini, kuota (BBM subsidi) mau dikurangi sama Menteri ESDM, ya kalau begitu tukar saja posisinya Menteri ESDM jadi Gubernur Kaltim saya jadi Menteri, agar tahu perasaan rakyat Kalimantan Timur," ucapnya.

"Saya tidak ancam-mengancam, karena kondisinya seperti begitu, seperti kemarin di Kutai Barat, karena antre saja, jadi rusuh, untung Polisi dan TNI bergerak cepat sehingga tidak meluas dan ditangani dengan baik," katanya.

Untuk itu, kata Awang, Pemda Kaltim 'menuntut' agar Dana Bagi Hasil (DBH) Migas bagi Kaltim tidak lagi 15% tetapi 50%.

"DBH Kaltim tidak lagi 15% tapi langsung jadi 50%, kenapa? karena di Papua dapatnya 50%, kenapa kita cuma dikasih 15%, adilkah itu? Kita ini daerah penghasil," tandasnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads