PLTU Muara Karang Masih Terendam Banjir, Ini Wilayah yang Padam

PLTU Muara Karang Masih Terendam Banjir, Ini Wilayah yang Padam

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 21 Jan 2013 12:04 WIB
PLTU Muara Karang Masih Terendam Banjir, Ini Wilayah yang Padam
Jakarta -

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang sampai saat ini masih terendam banjir. Beberapa wilayah di Jakarta masih padam dan belum mendapatkan aliran listrik.

Menurut siaran pers PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya), Senin (21/1/2013), terendamnya PLTU Muara Karang ini mengakibatkan Gardu Induk Budi Kemuliaan dan Gardu Induk Kebon Sirih mengalami gangguan.

Untuk pelanggan PLN yang dilayani dari Gardu Induk Kebon Sirih yaitu di wilayah Thamrin, Tanah Abang, Merdeka Barat, Cikini Raya, Pasar Senen, Wahid Hasyim, Gondangdia, dan sekitarnya masih dinyalakan sementara dengan pengaturan jaringan di sisi tegangan menengah 20 KV yang kemampuannya terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi untuk pelanggan yang dilayani dengan Gardu Induk Budi Kemuliaan yang melayani wilayah Budi Kemuliaan, Suryo Pranoto, Jati Baru, Abdul Muis, sebagian Tanah Abang, Jalan Fahrudin, dan Jalan Gambir Buntu belum bisa dilayani karena PLTU Muara Karang masih tergenang. Untuk pelanggan besar di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk menggunakan genset masing-masing.

Saat ini PLN terus melakukan upaya pengaturan jaringan agar pasokan listrik di daerah tersebut dapat dinyalakan secara bertahap. Setelah menyala, PLN mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak menggunakan listrik mengingat pasokan listrik dari kedua gardu induk tersebut belum sepenuhnya normal.

Untuk wilayah lain yang masih terkena dampak banjir, PLN belum dapat menyambung aliran listriknya karena hal itu demi keamanan dan keselamatan masyarakat sendiri. Apabila wilayah tersebut sudah surut, PLN pun tidak serta merta akan menyalakan gardu Distribusi karena perlu waktu untuk melakukan revisi dan pembersihan gardu. Di samping itu, instalasi dan alat elektronik di rumah pelanggan juga harus sudah dalam keadaan kering untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya PLN untuk menormalkan gardu distribusi hingga saat ini masih berlangsung. Tercatat pada pukul 06.00 WIB (21/1/2013) sebanyak 546 gardu yang masih dipadamkan karena belum memungkinkan untuk dinyalakan. Upaya penormalan gardu distribusi yaitu dengan merevisi dan membersihkan bagian-bagian yang ada di dalamnya agar fungsinya bisa berjalan lagi dengan baik.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads