Demikian disampaikan, Kepala PLN Wilayah Riau-Kepri, Doddy B Pangaribuan kepada detikFinance di ruang kerjanya, jalan Setiabudi, Pekanbaru, Selasa (22/1/2013). Jumlah tunggakan itu dari hasil tagihan dalam setahun Rp 200 miliar.
Tunggakan ini paling besar berada di bawah PLN Cabang Pekanbaru yang meliputi wilayah, Pekanbaru, Kab Kampar, Siak, Pelalawan, dan Rokan Hulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Analisis kita, pelanggan telat bayar umumnya karena urusan tagihan PLN pada urutan paling akhir. Masih lebih penting membayar pulsa HP, dari pada bayar tagihan listrik," kata Doddy sembari tertawa.
Padahal, kata Doddy, bahwa listrik itu menjadi urusan penting dalam rumah tangga atau untuk perkantoran dan pelaku bisnis.
"Kalau listrik padam saja, banyak warga yang kalang kabut, karena urusan di rumahnya pasti terganggu. Tapi ya itu tadi, giliran kewajiban bayar listrik, selalu pada urutan terakhir," katanya.
(cha/ang)











































