VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, pihaknya melakukan ini agar stok elpiji untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya aman dan tidak terjadi lonjakan harga.
Operasi pasar dilakukan sejak 19 Januari 2013 hingga status darurat banjir yang ditetapkan Pemprov DKI berakhir yakni 27 Januari 2013
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa titik pelaksanaan operasi pasar elpiji meliputi :
- Jakarta Utara : Kelurahan Sukapura, Masjid Jamii Baiturrahim Kec. Cilincing (Posko Pertamina)
- Jakarta Timur : SPBU 34.13305 Otista (posko Pertmina)
- Jakarta Selatan : Toko ELIZA, Jl.pengadegan Barat no 21 RT 001/02 Depan Komplek Polri
- Jakarta Barat : Jl. Bojong Raya RT.13/RW.04 No.10 Kel. Rawa Buaya .Kec. Cengkareng
- Jakarta Timur : Jl. H. Te no. 41A Kayu Putih.
- Jakarta Pusat : Jl. Rawasari Selatan no.34.
Sementara itu, untuk penyaluran BBM eks Depot Plumpang ke DKI Jakarta dan sekitarnya relatif normal. Namun karena terdapat hambatan berupa tertutupnya akses jalan ke SPBU dan beberapa SPBU yang terendam banjir, sebanyak enam dari 700 SPBU di daerah Jabodetabek, masih tidak operasi karena banjir.
"Terdapat tiga SPBU di Pluit, satu SPBU masing-masing di Muara Baru, Gedong Panjang, dan Kapuk yang belum beroperasi karena terimbas banjir." jelas Ali.
(wij/dnl)











































