Produksi Sumur Minyak Miliknya Jeblok di Madura, Ini Alasan Pertamina

Produksi Sumur Minyak Miliknya Jeblok di Madura, Ini Alasan Pertamina

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 30 Jan 2013 10:16 WIB
Produksi Sumur Minyak Miliknya Jeblok di Madura, Ini Alasan Pertamina
Jakarta - Produksi minyak PT Pertamina Hulu Energi (PHE) West Offshore Madura (WMO) terus turun, bahkan beberapa hari lalu hanya 1.200 barel per hari (bph) dari target 20.000 barel per hari. Apa alasan Pertamina?

"Penurunan produksi yang drastis beberapa hari terakhir di PHE WMO disebabkan 3 masalah," kata Corporate Secretary Pertamina Hulu Energy Wahidin Nurluzia dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Rabu (30/1/2013).

Masalah pertama, kata Wahidin, adalah pergantian marine hose yang bocor akibat dihantam gelombang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama ada penggantian marine hose yang bocor karena dihantam gelombang tinggi akibat cuaca buruk. Penggantian ini harus diikuti oleh shutdown fasilitas produksi di lapangan Poleng. Sehingga selama 3 hari WMO sempat tidak ada produksi sama sekali. Penggantian marine hose tesebut dilakukan selama 6 hari, dan alhamdulillah sejak tanggal 26 Januari 2013 selesai dilakukan dan produksi sudah mengalir kembali," ungkap Wahidin.

Masalah kedua, ungkap Wahidin lagi, adlah keterlambatan jack up rig. "Masalah kedua yang dialami WMO dikarenakan adanya keterlambatan pengadaan jack up rig, hal ini disebabkan oleh kelangkaan jack up rig di pasaran dunia saat ini, dan panjangnya proses tender rig," jelas Wahidin.

Terakhir, kata Wahidin, turunnya produksi blok Madura juga dikarenakan status saat ini PHE WMO sedang berjuang mengembalikan produksi awal dengan 3 buah platform baru lengkap dengan jack up rig, pasang pipa baru, dan satu jack up untuk pemboran eksplorasi.

"Dengan penyelesaian dan antisipasi yang dilakukan dalam mengatasi 3 masalah tersebut, hari ini produksi WMO kurang lebih sudah mencapai 6.000 barel minyak per hari," cetus Wahidin.

(rrd/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads