Pertamina Region I Siapkan 248 Outlet Layani Kebutuhan BBM Nonsubsidi

Pertamina Region I Siapkan 248 Outlet Layani Kebutuhan BBM Nonsubsidi

Khairul Ikhwan - detikFinance
Rabu, 30 Jan 2013 16:04 WIB
Pertamina Region I Siapkan 248 Outlet Layani Kebutuhan BBM Nonsubsidi
Medan - PT Pertamina (Persero) Marketing & Trading (FRM) Region I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Peraturan Menteri ESDM 1/2013 tentang Pengendalian BBM Bersubsidi. Sebanyak 248 outlet SPBU di lima provinsi sudah disiapkan untuk melayani kebutuhan BBM nonsubsidi.

Assistant Customer Relation FRM Region I, Sonny Mirath menyatakan, terhitung sejak 1 Februari 2013, ada pelarangan penggunaan Bensin RON 88 untuk Kendaraan Dinas instansi pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, BUMD di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Peraturan Menteri ESDM ini juga melarang penggunaan Solar Subsidi untuk mobil angkutan pertambangan, perkebunan, dan kehutanan terhitung tanggal 1 Maret 2013.

"Untuk mematuhi peraturan tersebut, Pertamina terus menambah outlet BBM Non Subsidi, yaitu Pertamax dan Solar Non Subsidi," kata Mirath kepada wartawan di Medan, Rabu (30/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, sambung Mirath, dari total 685 SPBU di wilayah Sumbagut, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, telah ada 248 SPBU yang menyediakan Pertamax, sedangkan yang menyediakan Solar Non Subsidi ada 36 SPBU.

Sesuai dengan peraturan BPH Migas No. 3 Tahun 2012, kendaraan yang tidak berhak menerima BBM Subsidi wajib ditempel stiker yang menyatakan kendaraan tersebut menggunakan BBM Non Subsidi. Penerbitan dan pemasangan stiker tersebut dapat dilakukan pemerintah maupun pemerintah daerah, seperti yang dilakukan di Jawa-Bali.

Stiker kendaraan pengguna BBM Non Subsidi akan menjadi pedoman Pertamina dalam menjalankan penyaluran di lapangan. Pertamina akan memberikan sanksi administratif kepada SPBU apabila petugas SPBU menyalurkan BBM Subsidi kepada kendaraan yang memiliki stiker tersebut.

(rul/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads