Pada Minggu (23/9/2012), MT Martha Global bermuatan 35.000 KL minyak mentah tertangkap Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepulauan Riau yang akan diselundupkan ke Malaysia. Super tangker tersebut berhasil ditangkap oleh kapal patroli Bea Cukai BC8005 di perairan internasional-Laut Natuna. Nilai potensi kerugian negara yang diakibatkan dari penyelundupan tersebut mencapai miliaran rupiah.
"Super tanker bernama MT Martha Global berbendera Indonesia dengan muatan 35 juta liter (35 ribu kiloliter) minyak mentah Indonesia yang ingin diselundupkan ke Malaysia. Super tangker tersebut berhasil ditangkap oleh kapal patroli Bea Cukai BC8005 di perairan internasional-Laut Natuna," kata Kasi Operasi Bea Cukai Kepri Adhi Pramono saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru saja tertangkap di perairan Batam Kapall Tengker MT Zenena milik Pertamina bermuatan solar bersubsidi 3.600 yang sedang menyelundupkan ke Kapal MT Cahaya berbendera Singapura sebanyak 600 ton, ketika ditangkap solar sudah mengalir ke kapal MT Cahaya sebanyak 30 ton. Saat ini kapal tersebut diamankan bea cukaii dan polisi perairan Batam, oknum Pertamina terlibat," tandas Direktur BBM BPH Migas, Djoko Siswanto.
Djoko mengatakan, model penyelundupan minyak dan BBM subsidi melalui laut seringkali terjadi. Menurutnya cara ampuh untuk mengatasi penyelundupan ini adalah dengan menaikkan harga BBM subsidi atau menghapusnya sekaligus.
(rrd/dnl)
