Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, jumlah investasi ini naik dari realisasi investasi PLN tahun lalu yang mencapai Rp 50 triliun.
"Ada pembangkit listrik tapi nggak paling besar, besar saja contohnya pembangkit listrik melelang di Aceh 2 x 200 MW, itu US$ 200 juta lalu di Medan juga segitu di Sumedang PLTA 2 x 55 MW itu kira-kira US$ 100 juta, banyak," tutur Nur di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (1/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contoh transmisi di Sumatera, kita kan mau membangun Grade Sumatera sekarang ini, belum seluruh kota di Sumatera itu tersambung jalur transmisi, masih ada beberapa kota yang masih pakai diesel, misalnya kota Sungai Penuh, Jambi misalnya," paparnya.
PLN ingin hubungkan kota ini dengan kota lain sehingga tersalur transmisi banyak di kota-kota di Sumatera, Kalimantan juga, Sulawesi juga.
"Sulawesi misalnya dari Maluku dihubungkan ke kota Wotu, dari Wotu turun lagi ke Kolaka, dan dari Kolaka disambung ke Kendari sehingga terbentuk Grade Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan menjadi satu," ungkap Nur.
(dnl/dnl)










































