Pagi ini Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengunjungi wilayah Kalimantan Selatan. Saat menyusuri Sungai Barito menuju Pelaihari, Dahlan melihat ada satu SPBU terbakar dan belum kunjung diperbaiki.
Sepanjang perjalanan, Dahlan memang meninjau pompa-pompa bensin milik Pertamina dan melihat panjangnya antrean pembelian BBM di setiap SPBU yang dikunjungi. Dahlan meminta Pertamina cepat memperbaiki SPBU yang terbakar tersebut.
"Saya melihat SPBU yang teerbakar di Rantau, karena mobil yang tangkinya dimodifikasi terbakar. Modifikasi tangki dilakukan untuk menyiasati memperbanyak volume BBM yang bisa diisi," kata Dahlan seperti disampaikan Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada detikFinance, Rabu (6/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat perjalanan, Dahlan juga meninjau SPBU milik AKR yang menggunakan teknologi IT BBM bersubsidi yang menurut rencana juga akan diterapkan di seluruh SPBU Pertamina. Dahlan menyatakan, saat ini Pertamina sedang ujicoba penggunaan IT untuk mengendalikan konsumsi BBM di seluruh SPBU miliknya di Kalimantan Selatan.
Tujuan Dahlan ke Pelaihari adalah untuk meninjau kebun karet, sawit, dan sapi milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII.
"Kalau ada kesempatan dan cukup waktu diteruskan ke Asam-Asam melihat PLTU unit 3 dan 4 yang baru saja selesai dibangun. Di mana PLTU itu mulai dibangun saat saya jadi Dirut PLN dan sekarang baru saja beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kalsel yang kritis," tutur Dahlan. (dnl/ang)











































