"Tahun ini kita akan coba di industri besi dan baja. Paling tidak 40 perusahaan besar. Ini semua industri (besi dan baja) dan sekarang kita mulai lakukan sosialisasi," ungkap Ditjen EBTKE Rida Mulyana dalam 'Sosialisasi Pemanfaatan BBN sektor Industri Besi dan Baja' di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Senin (11/2/2013)
Ia menyebutkan, ada penghematan sebesar 100 ribu kiloliter BBM jika kebijakan ini berjalan tepat. Kandungan BBN akan bervariasi mulai dari B2 hingga B10. Meski semakin besar kandungannya semakin bagus, namun industri diwajibkan hanya pada batas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2008 Tentang Penyediaan, Pemanfaatan dan Tata Niaga BBN sebagai bahan bakar lain.
BBN bersumber dari tumbuh-tumbuhan yang banyak terdapat di Indonesia seperti singkong, kelapa sawit, dan tebu. Rida meyakini bahan baku untuk energi bisa dipenuhi pasokannya dari dalam negeri.
"Kita tidak perlu impor bahan bakunya. Semua ada di dalam negeri," tegasnya.
(dnl/dnl)











































