RI dan Belanda Jadikan Sumba Sebagai 'Pulau Ikonik'

RI dan Belanda Jadikan Sumba Sebagai 'Pulau Ikonik'

- detikFinance
Rabu, 13 Feb 2013 12:25 WIB
 RI dan Belanda Jadikan Sumba Sebagai Pulau Ikonik
Jakarta - Kementerian ESDM, Bappenas, dan Hivos (organisasi pembangunan Belanda) menetapkan Pulau Sumbawa sebagai Pulau Ikonik, pulau yang memenuhi energinya dengan basis energi alternatif.

"Pulau Sumba kita dorong untuk menjadi pulau Ikonik (Sumba Iconic Island), di mana nantinya akan banyak pembangunan sumber-sumber energi seperti pembangkit listrik di pulau ini dengan basis energi baru dan terbarukan," kata Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana, pada Seminar Nasional dan Rapat Pleno Satuan Tugas Sumba Iconic Island, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Dipilihnya Pulau Sumba sebagai pulau ikonik, kata Rida, karena pulau ini hanya mempunya akses terhadap energi moderen yang rendah atau elektrifikasi listrik masih 24,5% di 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedangkan pembangkit listrik bergantung pada daerah lain yang dikirim ke Pulau Sumba, sementara pembangkit yang digunakan 85% menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM), tetapi di sisi lain Sumba mempunyai potensi energi baru dan terbarukan banyak sekali seperti air, bioenergi, angin dan matahari," ujar Rida.

Nantinya, akan banyak pembangkit-pembangkit listrik yang dibangun di Pulau Sumba dengan basis energi terbarukan. "Bisa dengan energi air, angin, bioenergi dan lainnya yang terbarukan," ucap Rida.

Diungkapkan Rida, inisiatif Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik sudah dimulai sejak 2009 lalu atas inisiasi Hivos, Bappenas, dan Kementerian ESDM.

"Inisiatif menjadikan pulau Sumba sebagai pulau dengan mengandalkan energi baru terbarukan sangat sejalan dengan kebijakan energi nasional untuk memenuhi kebutuuhan energi nasional melalui penyediaan energi terbarukan sebesar 17% pada tahun 2025," tandas Rida.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads