Demikian disampaikan Sugiharto dalam diskusi panel Jurus Alternatif Penghematan Konsumsi BBM di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (17/2/2013).
"Sekarang pertumbuhan sepeda motor 7 juta, mobil 1 juta per tahun. Sepeda motor ini merupakan angkutan yang tidak hemat karena hanya mengangkut 2 orang. Sedangkan bus kota bisa sampai 60 orang," ujarnya mantan menteri BUMN ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugiharto menambahkan dari Rp 37 triliun tersebut, hampir Rp 28 triliun digunakan untuk subsidi BBM bagi kendaraan pribadi dan 50 persen dari Rp 28 triliun itu dihabiskan hanya untuk subsidi BBM warga DKI Jakarta.
"Dan ada Rp 3 triliun untuk oplosan dan lain-lain," jelasnya.
Menurutnya jika anggaran tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur, lanjut Sugiharto, maka pembangunan MRT sudah dapat terealisasi.
"Berapa banyak MRT yang bisa dibangun. Zaman saya, MRT Fatmawati-Bunderan HI US$ 1,2 miliar dengan asing tapi kalau lokal hanya US$ 460 juta, padahal ini cara jitu untuk transportasi massal," tandasnya.
Β
Pada tahun 2013, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 193,8 triliun untuk subsidi BBM dengan kuota BBM bersubsidi sebesar 46 juta kilo liter. Sedangkan total subsidi untuk energi sebesar Rp 274,7 triliun sepanjang tahun ini.
(nia/hen)











































