Ia menyatakan telah menyiapkan target lifting tidak hanya untuk minyak tetapi juga gas, batubara, dan sumber-sumber energi baru dan terbarukan atau dimasukkan dalam satu kesatuan yaitu lifting energi.
"Di APBN, kita tidak bisa bicara lifting minyak. Maka APBN tahun ini ada lifting gas. Nanti kalau 2014, kalau Presidennya pilih saya lagi akan ada lifting energi," ujar Wacik dalam diskusi panel Jurus Alternatif Penghematan Konsumsi BBM di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (17/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nasionalisme yes, tapi rasionalisme harus. Jadi bagaimana mengemas nasionalisme dan kepentingan rakyat," jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, ada beberapa sumber energi terbarukan yang potensi produksi energi yang dihasilkannya memiliki angka yang luar biasa.
"Misal, geothermal, bisa menghasilkan 30 ribu MW tinggal dieksplorasi. Dulu, kita menganggap gunung berapi adalah bencana alam. Tapi sekarang bersyukur Indonesia punya banyak gunung berapi," jelasnya.
Sementara itu, Jero menyatakan energi dari air bisa menghasilkan 75 ribu MW, biomassa dan matahari bisa menghasilkan 50 ribu MW.
"Energi baru terbarukan ini seperti tanam duren. Kita tidak kenal siapa yang tanam karena baru bisa dinikmati generasi berikutnya. Jadi perlu berjuang untuk masa depan," pungkasnya.
(nia/hen)











































