Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel, Bos SKK Migas Rombak 264 Pejabat

Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel, Bos SKK Migas Rombak 264 Pejabat

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 19 Feb 2013 15:22 WIB
Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel, Bos SKK Migas Rombak 264 Pejabat
Foto: Rista-detikFinance
Jakarta - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini kembali melakukan perombakan pejabat-pejabat di SKK Migas. Kali ini ada sekitar 264 pejabat yang dirombak.

"Saya baru saja melantik dan mengambil sumpah para pejabat kepala dinas dan pejabat kepala subdinas di jajaran struktural sebanyak 191 pejabat dan 73 pejabat setingkat kepala dinas dan kepala sub dinas. Total ada 264 pejabat yang dilantik hari ini," kata Rudi usai melantik jajaran pejabat SKK Migas, di Plaza City, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/2/2013).

Dikatakan Rudi, pelantikan ini merupakan kelanjutan dari reorganisasi yang telah dilakukan sekitar dua minggu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua minggu lalu, saya melantik 8 pimpinan dilakukan bersamaan dengan pelantikan 22 kepala divisi yang berada di tingkat struktural dan 27 orang di tingkat non struktural serta 5 orang tenaga ahli," ujar Rudi.

Rudi meminta para pejabat yang dilantik dapat segera membuktikan kepada seluruh stakeholder atas kinerjanya unuk mengawal penerimaan negara dari industri hulu migas.

"Ini waktunya kita bekerja keras untuk membuktikan kepada seluruh steakholder apakah keberadaan kita dibutuhkan untuk mengawal penerimaan negara dari industri hulu migas. Oleh karena itu, selain bekerja keras, kita harus menjadi organisasi yang ramah. Artinya harus rajin berkomunikasi dengan stakeholder," jelasnya.

Apalagi kata Rudi, pemerintah meminta produksi minyak pada 2014 harus menyentuh 1 juta barel per hari.

"Pada 2014 produksi minyak harus menyentuh 1 juta barel per hari, dengan rata-rata tahunan sekitar 900.000 bph. Target lainnya pencapaian produksi minyak tahun 2015 yang rata-rata tahunannya harus mencapai 1 juta barel per hari," tandas Rudi.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads