"Kami berharap tahun ini harga gas elpiji 12 kg diizinkan naik, kalau tidak kami perkirakan tahun ini akan rugi dari bisnis elpiji 12 kg mencapai Rp 5 triliun tahun ini," ujar Vice President Gas Domestik Pertamina Gigih Wahyu di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (20/2/2013).
Dikatakan Gigih, setiap kg dalam tabung elpiji 12 kg, pertamina memberikan subsidi harga Rp 5.152 per kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gigih mengatakan, harga keekonomian elpiji 12 kg ditambah biaya produksi per kilonya saat ini mencapai Rp 10.064 per kg.
"Sementara harga jual Pertamina per kilogramnya Rp 4.912 per kilo, artinya kita rugi Rp 5.152 per kilo gram," ungkap Gigih.
Ditambahkan Gigih, dalam rencana anggaran Pertamina 2013, pemegang saham Pertamina yakni pemerintah sudah menyetujui kenaikan harga elpiji 12 kg.
"Namun kalau kita mau menaikkan kita harus beritahu dulu Kementerian ESDM dan Menko Perekonomian, tapi belum dapat lampu hijau," tandas Gigih.
(rrd/dnl)











































