Pertamina Gagal Raih Laba Rp 30 Triliun Gara-gara Jual Rugi Elpiji & BBM

Pertamina Gagal Raih Laba Rp 30 Triliun Gara-gara Jual Rugi Elpiji & BBM

Ramdhania El Hida - detikFinance
Rabu, 27 Feb 2013 18:25 WIB
Pertamina Gagal Raih Laba Rp 30 Triliun Gara-gara Jual Rugi Elpiji & BBM
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat kerugian sebesar US$ 470 juta atau sekitar Rp 4,4 triliun karena menjual rugi produk elpiji non subsidi (12 Kg) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi pada 2012.

Kerugian ini menggerus laba bersih Pertamina yang seharusnya bisa mencapai US$ 3,23 miliar atau sekitar Rp 30 triliun, sementara laba 2012 hanya tercapai Rp 25,89 triliun.

"Kami mengalami kerugian dari elpiji non subsidi dan BBM PSO sebesar US$ 470 juta. Kalau tidak rugi, maka laba bersih Pertamina mencapai US$ 3,23 miliar melebihi target dari RKAP 2013," ujar Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (27/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menambahkan nantinya setelah harga elpiji dinaikkan pada tahun ini, maka Pertamina tetap akan mengalami kerugian sebesar Rp 3 triliun karena harus menutupi harga jual elpiji dengan harga belinya.

"Nanti elpiji yang subsidi sebesar Rp 4.500 per Kg, yang tidak subsidi sebesar Rp 6.500 per kg. Tapi itu Pertamina masih subsidi juga karena harganya Rp 10.060," jelasnya.

Ali menyatakan kenaikan harga elpiji ini akan dilakukan secepatnya. Namun, dia masih enggan menyebutkan tanggal pastinya. "Tidak terlalu lama, tapi nantilah," pungkasnya.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads