Hal ini ia sampaikan usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (5/3/2013).
"Pertamina harus mengusulkan seperti itu (tidak lagi jual rugi elpiji 12 kg). Baik disetujui maupun tidak disetujui, Pertamina sudah terbebas dari kesalahan," ungkap Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia (Pertamina) tidak mengusulkan rugi maka BPK akan menyalahkan seolah membiarkan kerugian. Kalau dari elpiji itu ruginya Rp 5 triliun total secara keseluruhan Pertamina memperoleh laba Rp 25 triliun," ujarnya.
Dahlan pun hanya menyerahkan urusan naik tidaknya elpiji ukuran 12 kg kepada pemerintah. "Kalo usulan ini ditolak pemerintah tidak apa-apa juga," singkatnya.
Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) berharap pemerintah segera memberi izin menaikan harga elpiji tabung 12 kg Rp 25.400 per tabung. Pertamina mengaku sudah merugi Rp 16 triliun selama 4 tahun karena harga elpiji 12 kg tidak naik.
Jika tahun ini harga elpiji 12 kg tidak naik juga, maka Pertamina memperkirakan akan kembali merugi Rp 5 triliun di 2013.
(wij/ang)











































