Pasalnya hingga saat ini program tersebut tidak kunjung dimulai. Menurut Direktur Pembinaan Usaha Hilir Kementerian ESDM, Umi Asngadah, program konversi BBM ke BBG hingga sampai saat ini tidak berjalan dikarenakan belum selesainya pengadaan konverter kit oleh Kementerian Perindustrian.
"Ya gimana lagi, ini Kementerian Perindustriannya belum juga lakukan pengadaan konverter kit, kan yang bertugas mengadakan konverter kan dari perindustrian bukan kami," ucap Umi kepada detikFinance di Taman Mini Indonesiai Indah, Kamis (14/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas kami sudah semua, alokasi gas-nya sudah ada sebesar 3,5 mmcfd (juta kaki kubik per hari), SPBG di Jabodetabek sudah ada dan cukup sekitar 9 yang beroperasi, Palembang 5, Surabaya ada 4 SPBG, Kalimantan Timur sedang dibangun 4 SPBG, yang jadid masalah converter kit nya yang belum kunjung ada dan itu tugasnya Kementerian Perindustrian," tandas Umi.
(rrd/dru)











































