1. Melakukan Penghematan Listrik dan BBM di Kantor Pemerintahan
|
|
Jero berharap langkah ini dapat mengurangi pengeluaran biaya subsidi dari sisi pemerintah mulai dari adanya penghematan tagihan listrik, air dan BBM.
Namun belakangan Jero Wacik mengakui upaya ini kurang berhasil karena hanya sedikit yang dapat dihemat khususnya dari konsumsi BBM subsidi.
2. Pembatasan BBM subsidi Dengan CC Kendaraan
|
|
Di mana waktu itu mobil yang memiliki CC 1.500 ke atas dilarang untuk membeli BBM subsidi. Namun rencana ini mentah karena implentasi penerapan sistem ini dilapangan sulit sekali.
"Ternyata tidak mudah, terutama STNK kendaraan ada yang CC nya ternyata 1490 CC ngak sampai 1.500 kan ini ribet juga, bisa ribut di SPBU antara petugas SPBU dengan pembeli," ucap Jero beberapa waktu lalu.
3. Distribusi BBM dengan sistem IT
|
|
Sistem IT yang diberi nama Sistem Pengawasan dan Monitoring ini akan dapat menidentifikasi konsumsi tiap kendaraan per harinya di SPBU. Dengan sistem ini, akan membuat penyelahgunaan BBM subsidi makin sedikit.
Sistem ini masih dibahas lebih lanjut antara BP Migas dan Pertamina, uji coba juga sudah dilakukan di Kalimantan Selatan dan hasilnya cukup baik.
4. Hapus BBM Subsidi di DKI Jakarta
|
|
Pasalnya dengan infrastruktur dan perkembangan ekonomi di DKI Jakarta, masyarakatnya dianggap sudah mampu membeli BBM non subsidi. Namun untuk angkutan umum masih diperbolehkan membeli BBM subsidi.
Namun ide ini mentah, karena beberapa pejabat ESDM mengakui jika ini dilakukan maka akan kurang baik dampaknya, akan banyak antrian panjang di SPBU-SPBU di beberapa daerah yang penyangga DKI Jakarta.
5. Naikkan harga BBM Subsidi
|
|
6. Hapuskan BBM Subsidi
|
|
Halaman 2 dari 7











































