"Hasil minyak itu BBM dengan jenis premium," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Gedung BPS, Jakarta, Senin (1/4/2013)
Sementara secara kumulatif (Januari-Februari 2013), total impor hasil minyak yang dilakukan Indonesia mencapai US$ 5,07 miliar. Inipun naik dari periode yang sama di 2012 sebesar US$ 4,38 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Defisit karena impor migas itu tinggi, khususnya premium, sementara non migas surplus, hanya nggak ketutup tetap saja kan. Kalau migas diturunkan 10% saja, itu bisa surplus," paparnya.
(dnl/dnl)











































