"Sebaiknya 100% diberikan ke Pertamina," kata Dahlan ketika ditemui usai menghadiri Rapat Pimpinan BUMN di Kantor Pusat Pertamina, Selasa (2/4/2013).
Dahlan merasa Pertamina mampu mengelola Blok Mahakam. "Mampu lah, masa tidak mampu perusahaan sebesar ini," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uang investasinya bisa dicari, gampang itu," tandasnya.
Seperti diketahui pengelolaan Blok Mahakam akan habis kontraknya pada 2017. Pemerintah saat ini masih belum memutuskan apakah pengelolaan Blok Mahakam diberikan ke Pertamina atau ke pengelola sebelumnya yakni Total dan Inpex.
Bahkan menurut Direktur Utama Pertamina Karena Agustiawan dalam tulisan Manufacturing Hope Dahlan Iskan mengungkapkan jika Blok Mahakam diserahkan ke Pertamina pada 2017 maka pada 2018 laba bersih Pertamina mencapai Rp 171 triliun dari laba pada 2012 hanya sebesar Rp 25 triliun.
(rrd/ang)











































