"Naikkan harga BBM, jangan Rp 1.000-Rp 2.000, tapi langsung samakan dengan harga pasar. Tapi roda dua dan plat kuning tetap diberikan subsidi BBM, atau tetap menikmati Rp 4.500 per liter," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi PPP Achmad Ferial ketika dihubungi detikFinance, Senin (8/4/2013).
Namun, dari penghapusan subsidi BBM yang hampir mencapai Rp 300 triliun, kata Achmad, dananya dialihkan untuk pembangunan infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika pemerintah mau memberikan sedikit keringanan bagi rakyat miskin bisa mengambil 10% dari anggaran BBM subsidi.
"Kalau mau buat kompensasi masyarakat miskin bisa diambil 10% dari anggaran BBM subsidi, tapi jangan dijadikan alat politik pemerintah," tandasnya.
(rrd/dnl)











































