"Tidak ada kelangkaan, stok solar cukup bahkan lebih dari cukup," tegas Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (8/4/2013).
Dikatakan Hanung, stok solar secara nasional saat ini bahkan lebih dari pada biasanya yakni mencapai 26 hari. "Saya cek hari ini solar stok nasionalnya lebih dari biasanya yakni mencapai 26 hari padahal normalnya hanya 21 hari," ungkap Hanung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika ada SPBU yang telah habis kuotanya maka kita tidak akan tambah, kita hanya salurkan sesuai kuota, itu hanya khusus BBM subsidi, namun untuk solar non subsidi sangat cukup berapa pun disediakan kita siapkan dan tidak dibatasi, jadi solar tidak langka," tandas Hanung.
Sebelumnya diberitakan, kelangkaan solar subsidi terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ini berakibat pada antrean sejumlah kendaraan di beberapa SPBU di kabupaten tersebut.
Kemudian juga pernah diberitakan, puluhan angkutan bus trayek Samarinda tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur mogok beroperasi hari ini. Sopir bus mengaku kesulitan mendapatkan solar di Samarinda. Demikian juga di Semarang, di mana terjadi pembatasan pembalian solar subsidi untuk truk-truk.
(rrd/dnl)











































