"Banyak sopir truk di daerah yang rela antre panjang, bahkan rela menginap selama 2 hari di SPBU hanya untuk mendapatkan solar subsidi," kata Hanung ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (8/4/2013).
Hal inilah yang menyebabkan munculnya berita-berita kelangkaan solar di berbagai media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, kelangkaan solar subsidi terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ini berakibat pada antrean sejumlah kendaraan di beberapa SPBU di kabupaten tersebut.
Kemudian juga pernah diberitakan, puluhan angkutan bus trayek Samarinda tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur mogok beroperasi hari ini. Sopir bus mengaku kesulitan mendapatkan solar di Samarinda. Demikian juga di Semarang, di mana terjadi pembatasan pembalian solar subsidi untuk truk-truk.
(rrd/dnl)











































