"Jangan salah, BBM subsidi kita ini banyak dinikmati orang asing loh, dia main golf, pergi ke sekolah, ke pasar itu pakai BBM subsidi," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya ketika dihubungi, Selasa (9/4/2013).
Namun sebaliknya, masyarakat Indonesia yang tinggal di desa, tinggal di pelosok daerah, hanya sedikit sekali menikmati yang namanya BBM subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi BBM subsidi itu buat siapa?
Apalagi kata Hanung, banyak mobil-mobil baru saat ini masih menggunakan BBM subsidi.
"Sayangkan mobil harga Rp 500 juta tapi isinya Premium. Mobil baru itu saat ini spesifikasi bahan bakarnya pakai Ron tinggi sekelas pertamax bukan Ron 88," tandas Hanung.
(rrd/dnl)











































