"Ini para General Manager Unit sedang kami kumpulkan untuk mempersiapkan kebijakan ini (dua harga premium)," kata Senior Vice President Fuel Marketing & Distribution Pertamina Suhartoko ketika dihubungi wartawan, Senin (15/4/2013).
Dikatakan Suhartoko, Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah ini. "Intinya Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah ini, dukungan utama yang diperlukan adalah sosialisasi agar benar-benar clear," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepeda motor dan angkutan kota boleh membeli premium bersubsidi Rp 4.500, sedangkan mobil pribadi hanya boleh membeli premium dengan harga sedikit lebih mahal, namun masih tetap disubsidi pemerintah," kata Jero pekan lalu.
(rrd/dnl)











































