"Sejak 1 April kemarin jumlah pengiriman jatah solar dikurangi," kata seorang Supervisor SPBU, Doni Abidin di SPBU Jalan Ikan Kakap, Surabaya, Selasa (16/4/2013).
Ia mengatakan, sebelum ada pengurangan jatah, biasanya pihaknya menerima 32.000 kilo liter solar per hari. Setelah ada pengurangan jatah, pihaknya hanya menerima jatah 24.000 kilo liter per hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak pengelola SPBU memutuskan melakukan pembatasan pembelian solar, tujuannya agar banyak konsumen mendapat solar subsidi. Misalnya sebuah truk tidak bisa mengisi penuh tangkinya. Setiap kendaraan dibatasi dan hanya diperbolehkan membeli BBM maksimal 50 liter solar. "Dengan begini semua akan kebagian," terang Doni.
Doni mengaku tidak tahu apakah SPBU lain melakukan hal serupa atau tidak. "Saya tak tahu pembatasan ini dilakukan SPBU lain atau tidak," tandas Doni.
(hen/hen)











































