"Itu bukan kelangkaan. Cuma antrean saja," ujar General Manager Marketing Operational Region V Pertamina Afandi kepada wartawan di sela acara kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Selasa (16/4/2013).
Ia menegaskan, terjadinya antrean pembelian solar subsidi karena perseroan melakukan pengendalian, agar distribusi solar subsidi tidak melebihi kuota yang telah ditetapkan pemerintah untuk periode 2013 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menerangkan, kejadian antrean pembelian solar subsidi, tidak hanya terjadi di Jawa Timur, tapi lebih dulu terjadi di daerah Kalimantan, Sumatera. Sedangkan di Jatim, mulai terasa pengetatan distribusi solar subsidi sejak per 1 April tahun ini.
"Kondisi saat ini sampai dengan Maret, kita sudah over kuota sekitar 4 persen. Sudah kita ketati saja sudah over, bagaimana lagi kalau tidak diketati," ujarnya.
Afandi menambahkan, dampak dari pengetatan distribusi BBM solar subsidi ini, maka stok BBM di SPBU cepat habis hingga terjadi antrean.
(roi/hen)











































