BPH Migas Tuding Truk Tambang & Perkebunan Biang Kerok Solar Langka

BPH Migas Tuding Truk Tambang & Perkebunan Biang Kerok Solar Langka

- detikFinance
Selasa, 23 Apr 2013 16:17 WIB
BPH Migas Tuding Truk Tambang & Perkebunan Biang Kerok Solar Langka
Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) menyatakan kelangkaan solar terjadi akibat masih adanya kendaraan pertambangan dan perkebunan yang mengkonsumsi BBM bersubsidi. Sesuai dengan ketentuan Kementerian ESDM kendaraan truk pertambangan dan perkebunan dilarang memakai BBM solar bersubsidi.

"Ya masih banyak truk pertambangan dan perkebunan yang seharusnya tidak boleh mengkonsumsi solar (subsidi)," ungkap Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2013)

Menurutnya, banyak kendaraan tersebut yang rela antre untuk mendapatkan solar bersubsidi. "Kita harap begitu tapi dia tetep walaupun dua hari tapi dia ngantri subsidi. Kan ada something wrong kenapa gitu," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi kuota solar tahun 2013 yang sebesar 14,28 juta KL lebih kecil dibandingkan dengan realisasi tahun 2012 yang mencapai 15,56 juta KL. "Kan kuota di 2013 lebih kecil dari 2012, sehingga supaya tidak jebol penyalurannya menggunakan kuota dong," jawabnya.

Masalah BBM solar langka ini umumnya terjadi di sentra-sentra perkebunan dan pertambangan di Kalimantan. Bahkan belakangan ini, masalah serupa terjadi di Jawa Timur.





(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads