ADVERTISEMENT

Wah! Bensin Premium yang Dijual SPBU Ternyata Premix Ron 90

- detikFinance
Rabu, 24 Apr 2013 16:16 WIB
Jakarta - Indonesia saat ini mengimpor BBM 900 ribu barel atau 143 juta liter tiap hari, termasuk bensin subsidi premium. Namun ternyata, premium yang dijual di SPBU adalah bensin premix dengan Ron 90. Kok bisa?

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Sugiharto mengatakan saat ini tidak ada lagi negara yang menjual bensin premium Ron 88. Jadi yang diimpr adalah Ron 90 atau premix.

"Ya memang menggunakan aturan berpuluh tahun selalu menggunakan Ron 88, namun saat ini yang menjual Ron 88 sudah makin langka di dunia," kata Sugiharto ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Dikatakan Sugiharto, karena lebih mudah mengimpor Ron 90, maka Pertamina tetap menjualnya dengan harga premium Ron 88. Karena apabila bensin Ron 90 harus diturunkan oktannya, memerlukan biaya tambahan lagi.

"Ya karena lebih mudah dapat yang 90 ya kita anggap saja itu 88 dan jual saja tidak di-down great atau diturunkan kualitasnya," ungkapnya.

Seperti diketahui tahun ini jatah BBM subsidi sebesar 46,01 juta kiloliter(KL). Berdasarkan realisasi penyaluran BBM subsidi yang dicatat Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dari 1 Januari-31 Maret 2013 untuk premium sebesar 7 juta KL, solar sebesar 3,7 juta KL, minyak tanah sebesar 276.359 KL atau total mencapai 11 juta KL.

Sebelumnya, pihak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) juga mengakui bensin premium yang dijual di SPBU merupakan bensin jenis premix.

Pemerintah pernah menyatakan harga bensin keekonomian bensin premium adalah Rp 9.000/liter. Tapi ternyata bensin tersebut bukan premium, melainkan premix 90.

(rrd/dnl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT