Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya mengungkapkan selisih harga keekonomian BBM subsidi jenis premium dengan BBM non subsidi Pertamax hanya Rp 100-Rp 150 per liter.
"Kalau refresensinya atau dasar MOPS (Mean Oil Platts Singapore) atau kursnya sama maka harga premium (keekonomian) dengan Pertamax hanya selisih Rp 100-Rp 150 per liter," ujar Hanung di Kantor Pertamina Pusat, Jumat (26/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau SPBU-nya bersaing atau bersebelahan dengan SPBU kompetitor (Shell dan Total) maka Pertamina akan menurunkan harga lebih rendah sedikit agar BBM non subsidi kita tidak bisa disaingi dengan SPBU lain, kalau bukan SPBU bersaing ya harganya sedikit dilonggarkan," tandas Hanung.
(rrd/hen)











































