Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (29/4/2013).
"Iya jelas. Kan itu semuanya agak jauh. Ya itu (penghematan) lebihlah di atas Rp 30 triliun," jawab Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menganjurkan agar kebijakan tersebut dapat direalisasikan pada Mei 2013. Pasalnya, potensi harga lainnya seperti pangan juga berada dalam kondisi stabil.
"Makanya harus diambil keputusan. Tetap paling bagus Mei, karena masih berpotensi rendah. Setelah itu akibat ke inflasi lebih berat, dan saving anggarannya juga berkurang," pungkasnya.
(dnl/dnl)










































