"Neraca perdagangan migas mengalami defisit pada bulan Maret 2013 mengalami defisit US$ 0,8 miliar," ujar Wakil Menteri Perdangan Bayu Krisnamurthi kepada wartawan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (2/5/2013).
Dikatakan Bayu, defisit neraca perdagangan minyak dan gas bumi ini dikarenakan adanya peningkatan impor minyak mentah yang naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, secara keseluruhan nilai ekspor kumulatif Indonesia pada Januari-Maret 2013 adalah US$ 45,39 miliar atau turun 6,44% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara impor kumulatif pada periode yang sama adalah US$ 45,46 miliar atau turun 0,62%.
Ini menyebabkan, neraca perdagangan Indonesia pada periode Januari-Maret 2013 masih defisit US$ 67,5 juta.
(rrd/dnl)











































