"Keinginan pemerintah untuk menaikan harga BBM harganya juga sekarang nggak jelas katanya Rp 6.500/liter, bikin aja Rp 8.000/liter kalau mau membangun infrastruktur kita dan kita memang perlu uang untuk itu," ungkap Sofjan saat berdiskusi dengan media di Kantor Apindo Jakarta, Jumat (10/05/2013).
Belum naiknya harga BBM sampai saat ini dikatakan dia menimbulkan spekulasi negatif bagi pasar. Sehingga pemerintah diminta cepat untuk menaikan harga BBM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofjan juga menyampaikan pesan khusus kepada presiden SBY. Ia menginginkan Presiden SBY tegas dan segera memutuskan kenaikan harga BBM. Walaupun presiden SBY khususnya pemerintah harus menghadapi DPR soal penetapan kompensasi bila BBM dinaikan.
"Partai politik.sekarang itu jelas melihat kepentingan mereka bukan kepentingan nasional. Jadi presiden dan koalisinya harus tegas melihat ini. Kalau partai mencak-mancak ya itu biarkan saja untuk menang pemilu mereka. Kita punya presiden harus berani yang tidak takut ini itu. Jadi masyarakat harus melihat partai yang baik dan konsekuen membangun rakyat," tegasnya.
(wij/ang)










































