Hal tersebut diungkapkan Direktur Konstruksi PT PLN (Persero) Nasri Sebayang ketika ditemui di Hotel Dharmawangsa usai pembentukan Asosiasi Tenaga Air Indonesia (ATINDO), Jakarta, Senin (13/5/2013).
"Di Bali, sebagian besar listriknya dari diesel atau BBM, total kapasitasnya sebesar 300-400 MW (megawatt)," ucap Nasri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengurangi penggunaan diesel, PLN saat ini sedang menggarap dua proyek besar yakni penyambungan kabel listrik Jawa-Bali.
"Ada dua proyek kabel Jawa-Bali, pertama kabel bawah laut dengan kapasitas mencapai 200 MW dan atas laut bisa mencapai 1.800 MW, jika proyek ini selesai, maka akan banyak sekali penghematan yang bisa didapat," tandas Nasri.
(rrd/dnl)











































