Premium Naik Jadi Rp 6.500 & Solar Rp 5.500, Subsidi Hemat Rp 40 T

Premium Naik Jadi Rp 6.500 & Solar Rp 5.500, Subsidi Hemat Rp 40 T

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 13 Mei 2013 19:28 WIB
Premium Naik Jadi Rp 6.500 & Solar Rp 5.500, Subsidi Hemat Rp 40 T
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah berencana menaikkan bensin premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar jadi Rp 5.500/liter. Kebijakan ini bakal menghemat subsidi Rp 40 triliun.

"Sekitar itu Rp 30 triliun sampai Rp 40 triliun," ungkap Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2013)

Capaian tersebut tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan kenaikan merata premium dan solar menjadi Rp 6.000. Jika keduanya naik menjadi Rp 6.500, maka pengematan yang didapatkan sebesar Rp 50 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang menilai, beban subsidi tentunya dapat lebih berkurang dengan kenaikan harga ini. Sebab konsumsi premium yang besar dapat dikendalikan dengan kenaikan harga sebesar Rp 2.000/liter.

"Justru lebih bagus. Karena beban kurang subsidi lebih besar, karena kan premiumnya naik Rp 2.000, volumenya lebih besar. Solarnya naik lebih kecil konsumsinya, sepertiga atau setengahnya. Otomatis pengurangan subsidi lebih besar," pungkasnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads