Harga Premium Jadi Rp 6.500 & Solar Rp 5.500, Buat Apa Penghematan Rp 40 T?

Harga Premium Jadi Rp 6.500 & Solar Rp 5.500, Buat Apa Penghematan Rp 40 T?

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 13 Mei 2013 20:04 WIB
Harga Premium Jadi Rp 6.500 & Solar Rp 5.500, Buat Apa Penghematan Rp 40 T?
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Rencana kenaikan harga bensin premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar jadi Rp 5.500/liter, bakal menghemat subsidi Rp 40 triliun. Akan dibuat apa anggaran penghematan itu?

Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, anggaran penghematan itu bakal dihabiskan untuk pembiayaan kompensasi dan infrastruktur. Adapun kompensasi yang rencananya akan diberikan adalah beras miskin (raskin), beasiswa miskin, program keluarga harapan (PKH), dan bantuan langsung tunai (BLT).

"Nggak ada sisa. Itu kan masalahnya, kemungkinan naiknya defisit kan besar karena subsidi yang membesar," kata Bambang di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu kompensasi yang akan dikeluarkan adalah BLT yang namanya Bantuan Langsung Sementara Mayarakat (Balsem). Semua kompensasi diberikan untuk perlindungan sosial masyarakat miskin pasca kenaikan harga BBM subsidi.

Untuk infrastruktur, menurut Bambang, anggaran yang dikeluarkan akan tertuju pada infrastruktur dasar. Namun, Ia belum dapat menginformasikan pembagian alokasi anggaran penghematan.

"Ada tapi infrastruktur dasar, saya nggak ingat angka persisnya. Tapi infrastruktur dasar yang langsung terkait dengan kehidupan masyarakat," ujarnya.

Meski demikian, pemerintah juga mengejar penghematan anggaran belanja Kementerian/Lembaga (KL), supaya defisit tetap terjaga di angka 3%.

"Jadi pengurangan subsidi saja tidak cukup. Harus ada pengurangan belanja K/L. Ditambah kemungkinan ada tambahan pembiayaan. Nggak ada saving (penghematan), tapi karena menjaga daya beli masyarakat maka ada kebijakan tambah infrastruktur tapi infrastruktur dasar," pungkasnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads