Subsidi Listrik Rp 78 T Tahun Ini Bakal Bengkak, Ini Alasannya

Subsidi Listrik Rp 78 T Tahun Ini Bakal Bengkak, Ini Alasannya

Muhammad Aminudin - detikFinance
Senin, 20 Mei 2013 12:30 WIB
Subsidi Listrik Rp 78 T Tahun Ini Bakal Bengkak, Ini Alasannya
Foto: dok.detikFinance
Malang - Anggaran subsidi listrik yang nilainya Rp 78,63 triliun pada tahun ini bakal membengkak. Dalam RAPBN Perubahan 2013, besaran subsidi listrik akan naik, namun besarannya masih dihitung.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, subsidi listrik tengah dibahas oleh Ditjen Listrik Kementeian ESDM, sebab subsidi ini menjadi wewenang pemerintah.

"Tunggu pemerintah nanti, karena pemerintah yang mengajukan, saya tidak mau mendahului pemerintah. Yang jelas dibahas dalam minggu ini," kata Pamudji sebelum mengajar di SMU Negeri 8 Malang, Jalan Veteran, Senin (20/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan penjualan dan pertumbuhan konsumsi listrik, serta kenaikan harga BBM, bakal mempengaruhi besaran subsidi listrik tahun ini. "Pastinya APBN-P 2013 lebih tinggi dari APBN. Asumsi makronya, kenaikan harga BBM, perubahan penjualan dan pertumbuhan penggunaan listrik pasti akan mempengaruhi subsidi," tuturnya.

Ia menambahkan, kebijakan menentukan subsidi akan dibahas secara matang, karena menyangkut kepentingan publik. Namun, berapa jumlah besarannya, Pamudji lebih menyerahkan kepada pemerintah. "Kan pemerintah yang mengajukan, biar pemerintah saja yang menyampaikan," imbuhnya mengulang.

Pamudji juga menilai, pertumbuhan ekonomi tanah air memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan konsumsi listrik saat ini. Meskipun besarannya belum melebihi tahun kemarin sebesar 10 persen. "Tahun ini akan di bawahnya, ini bagus karena roda ekonomi berjalan efeknya pada pertumbuhan listrik atau konsumsi listrik di negara ini," tutupnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads