"Banyak temuan-temuan kita di lapangan, Avanza bisa sekali isi BBM subsidi di SPBU hingga 100 liter, itu tangkinya mereka modifikasi, karena harusnya kapasitas maksimal Avanza hanya 40-45 liter," ungkap Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto ketika ditemui di Ruang Komisi VII Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/5/2013).
Selain mobil Avanza, Djoko mengatakan ada juga truk yang tangkinya dimodifikasi, sehingga bisa mengisi 1.000 liter BBM dalam sehari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Djoko berharap agar sistem Sistem Monitoring dan Pengendalian (SMP) dengan RFID (Radio-frequency identification) bisa segera terealisasi secepatnya.
"Kita harus dorong RFID ini, manfaatnya besar, kalau sudah terbangun sistemnya Avanza, truk dan lainnya tidak bisa isi lebih dari kapasitas normal tangkinya, kalau pun ada yang sampai bisa isi tidak normal maka negara tidak akan bayar BBM subsidinya," tandas Djoko.
(rrd/dnl)











































