Vice President Corporate Communication PGN Ridha Ababil mengatakan, bocornya pipa gas SSWJ tidak akan menyebabkan pasokan gas ke PLTGU Muara Tawar, Bekasi terganggu.
"Ada kehilangan gas akibat bocornya pipa, tapi tidak akan berdampak pada pasokan gas ke PLN," tegas Ridha ketika dihubungi wartawan, Jumat (24/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti pelanggan industri, mereka tidak selalu memakai gas dalam kapasitas penuh. Apalagi saat ini pasokan masih normal," ucapnya lagi.
Meski begitu, saat ini pihak PGN masih terus mempercepat perbaikan pipa gas yang bocor tersebut. "Kita terus upayakan pecepatan perbaikan pipa yang bocor salah satunya memasang repair clamp yang memakan waktu sekitar 9 hari," kata Ridha.
Seperti diketahui, pipa transmisi SSWJ mengalami kebocoran pada pukul 10.40 WIB, Selasa (21/5/2013) dengan munculnya gelembung udara sebagai indikasinya.
Kebocoran terjadi di SSWJ jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi di kilometer point 138-139 berdekatan dengan Pulau Damar pada kedalaman 23 meter di bawah permukaan laut.
(rrd/dnl)











































