Tarif Angkutan Naik Akibat BBM Naik, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah

Tarif Angkutan Naik Akibat BBM Naik, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 28 Mei 2013 14:26 WIB
Tarif Angkutan Naik Akibat BBM Naik, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah
Jakarta - Pemerintah mengakui kenaikan harga BBM subsidi, yakni premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar Rp 5.500/liter akan membuat tarif angkutan ikut naik. Apa yang akan dilakukan pemerintah?

Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengaku tidak akan memberikan insentif kepada sektor transportasi, tapi mempersiapkan konsep yang lebih permanen. Transportasi akan didorong menggunakan energi alternatif, terutama Bahan Bakar Gas (BBG).

"Itu mestinya ditampung dalam konteks yang lebih permanen yaitu untuk meningkatkan sektor angkutan umum untuk menggunakan energi alternatif," ungkap Mahendra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuturkan, pemerintah berupaya mencari cara agar transportasi umum mendapat akses untuk mendapat gas. "Sebab kalau dilakukan seperti tadi justru memberikan insentif mereka menggunakan BBM, justru harus diberikan peluang kepada mereka akses terhadap bahan bakar yang lebih terjangkau, tetapi non BBM," jelasnya.

Akan tetapi, Mahendra menilai, dengan solar yang hanya naik Rp 5.500 membawa dampak buruk terhadap tarif angkutan sedikit berkurang.

"Harus diingat transportasi itu banyak menggunakan bahan bakar solar, itu dalam konteks ini kenaikannya tidak setinggi yang premium, oleh karena itu kita harapkan relatif lebih rendah dampaknya kepada biaya produksi mereka," ucapnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads