Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengaku tidak akan memberikan insentif kepada sektor transportasi, tapi mempersiapkan konsep yang lebih permanen. Transportasi akan didorong menggunakan energi alternatif, terutama Bahan Bakar Gas (BBG).
"Itu mestinya ditampung dalam konteks yang lebih permanen yaitu untuk meningkatkan sektor angkutan umum untuk menggunakan energi alternatif," ungkap Mahendra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Mahendra menilai, dengan solar yang hanya naik Rp 5.500 membawa dampak buruk terhadap tarif angkutan sedikit berkurang.
"Harus diingat transportasi itu banyak menggunakan bahan bakar solar, itu dalam konteks ini kenaikannya tidak setinggi yang premium, oleh karena itu kita harapkan relatif lebih rendah dampaknya kepada biaya produksi mereka," ucapnya.
(dnl/dnl)











































