Banyak Penyelundupan BBM di Kalimantan, Pertamina Segera Pasang Alat Deteksi

Banyak Penyelundupan BBM di Kalimantan, Pertamina Segera Pasang Alat Deteksi

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 31 Mei 2013 15:39 WIB
Banyak Penyelundupan BBM di Kalimantan, Pertamina Segera Pasang Alat Deteksi
Jakarta - Penyalahgunaan BBM subsidi khususnya jenis solar seringkali terjadi di Kalimantan. PT Pertamina (Persero) mempercepat program pemasangan alat monitoring dan pengendalian BBM subsidi yaitu RFID (Radio-frequency identification) di Kalimantan.

"Kami percepat pemasangan alat RFID di daerah Kalimantan, yang sebelumnya direncanakan Agustus kita percepat Juli sudah mulai dipasang, baik di SPBU maupun di kendaraan pribadi dan umum," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di acara uji coba sistem SMP di SPBU Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Dikatakan Ali, pada Juli 2013, pemasangan RFID akan dilakukan tidak hanya di DKI Jakarta, tetapi juga di Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. "Kita percepat pemasangan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat yang awalnya Agustus menjadi Juli 2013," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dipercepatnya jadwal pemasangan di Kalimantan ini, kata Ali, karena banyak dugaan di wilayah tersebut sering terjadi penyalahgunaan dan penyelundupan BBM subsidi. "Karena di Kalimantan banyak diberitakan di media sering terjadi penyelahgunaan BBM subsidi seperti diselundupkan ke industri," ujarnya.

Pada Juli 2013 akan ditargetkan sudah terpasang sistem RFID di SPBU wilayah Jakarta, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat sebanyak 437 SPBU.

"Untuk di Jakarta saja ada sekitar 276 SPBU yang akan dipasang sistem RFID. Mulai dari RFID Reader, HMI, server dan lainnya. Saat ini baru 5 SPBU di Jakarta yang sudah terpasang sistem RFID," tandasnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads