Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, alat ini akan diberikan cuma-cuma ke setiap kendaraan. Para pemilik kendaraan bisa mendapatkannya di SPBU atau di mal-mal yang dipilih oleh Pertamina nanti.
"Pemasangan RFID tidak hanya di SPBU tetapi nanti juga akan dilakukan ditempat-tempat keramaian seperti Mal, terminal dan lainnya," kata Ali saat acara sosialisasi dan uji coba sistem monitoring dan pengawasan (SMP) di SPBU Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (31/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RFID tersebut ini nantinya wajib dipasang di setiap kendaraan. Jika tidak, maka kendaraan tidak bisa mengisi BBM subsidi di SPBU.
"Tapi kita juga tunggu aturan dari BPH Migas yang mewajibkan setiap kendaraan dipasang RFID, jadi kalau tidak ada RFID terpasang di mulut tangki BBM kendaraan yang tidak bisa beli BBM subsidi," ucapnya.
Jadwal pemasangan SMP atau RFID di setiap kendaraan akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal akan dimulai Juli 2013 daerahnya meliputi DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.
Agustus untuk daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. September untuk daerah Kalsel, Kalteng, Banter, sebagian Jawa Barat. Pemasangan RFID akan ditargetkan selesai pada Juni 2014 untuk daerah Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Ingin tahu penampakan alat pengendali BBM subsidi ini? Klik saja di sini.
(rrd/dnl)











































