Pemerintah Tak Perlu Rogoh Kocek Kirim SMS Soal Kenaikan BBM ke Masyarakat

Pemerintah Tak Perlu Rogoh Kocek Kirim SMS Soal Kenaikan BBM ke Masyarakat

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 17 Jun 2013 12:37 WIB
Pemerintah Tak Perlu Rogoh Kocek Kirim SMS Soal Kenaikan BBM ke Masyarakat
Jakarta - Pemerintah menggandeng 10 operator telekomunikasi untuk mengirimkan SMS broadcast terkait sosialisasi kenaikan harga BBM subsidi ke 240 juta nomor telepon. Pemerintah tak perlu merogoh kocek untuk mengirim SMS broadcast tersebut.

"Pemerintah tidak bayar ke operator dan operator pun tidak menagih bayaran ke pemerintah atas pengiriman SMS broadcast ke 240 juta nomor telepon," ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S Dewa Broto, ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (17/6/2013).

Dijelaskan Gatot, dana pengiriman SMS ke 240 juta nomor ini berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR). "Dana untuk program pengiriman 240 juta nomor telepon ini menggunakan dana dari CSR," kata Gatot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Gatot, pengiriman SMS ke 240 juta nomor telepon ini dilakukan secara bertahap selama dua minggu.

"Bertahap ini karena kami juga tidak ingin menganggu network oprator yang sedang tinggi-tingginya, apalagi memasuki bulan puasa dan lebaran ini, selain itu operator juga sedang melakukan penataan jaringan 3G, kami tidak ingin program ini juga menanggangu teman-teman operator," ucapnya.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads