Kenaikan harga BBM subsidi akan segera dilakukan setelah rapat paripurna DPR mengesahkan Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2013 yang isinya ada paket kompensasi untuk rakyat miskin, termasuk bantuan langsung sementara masyarakat (Balsem) Rp 150 ribu/bulan untuk 4 bulan kepada 15,5 juta keluarga miskin.
"Kita siapkan BBM cukup untuk mencakup kebutuhan BBM masyarakat menjelang rencana kenaikan harga BBM subsidi," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (17/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga sampai saat ini, kata Ali, pembelian BBM di SPBU masih berjalan normal dan tidak ada penumpukan kendaraan.
"Saat ini semuanya masih normal, terkait lonjakan BBM subsidi sendiri, kita yakin masyarakat sekarang semakin dewasa karena kenaikan zaman dulu langsung langka, saat ini tidaklah," ucap Ali yakin.
(rrd/dnl)











































