Harga BBM Tak Langsung Naik, Pemerintah Tak Takut Ada Spekulasi?

Harga BBM Tak Langsung Naik, Pemerintah Tak Takut Ada Spekulasi?

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 18 Jun 2013 11:40 WIB
Harga BBM Tak Langsung Naik, Pemerintah Tak Takut Ada Spekulasi?
Foto: dok.detikFinance
Jakarta -

Belum jelasnya waktu kenaikan harga BBM subsidi bisa memicu spekulasi seperti penimbunan BBM subsidi. Apakah pemerintah tidak takut lamanya keputusan kenaikan harga BBM menimbulkan spekulasi?

Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan polisi untuk menindak penimbun BBM, atau para spekulan.

"Pasti ada satu atau dua orang, orang Indonesia ada yang kreatif mencuri. Kita dengan polisi bekerja, kalau ada yang menimbun atau spekulan akan kita tangkap," kata Jero di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (18/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jero mengatakan, banyak aksi spekulasi kecil-kecilan yang biasa terjadi menjelang kenaikan harga BBM subsidi. Seperti mobil yang mengantre untuk mengisi penuh BBM subsidi di SPBU. Menurut Jero, ini juga merupakan aksi menimbun kecil-kecilan.

"Saya minta Pertamina untuk menambah stok selama satu minggu biar aman. Kalau yang besar penimbunannya, saya minta Kapolri untuk menangkap. Sekarang ini banyak orang-orang yang ketakutan karena takut stok BBM habis, karena itu kita minta Pertamina menambah. Jadi yang punya mobil jangan takutlah," papar Jero.

Kenaikan harga BBM subsidi, menurut Jero, belum akan berlangsung dalam waktu dekat. "Pikiran saya paling lama satu minggu. Pokoknya harus bulan ini. Kalau tidak bulan ini nanti kehilangan momentum, karena ada administrasi, nanti siang ada sidang kabinet terbatas. Nanti saya dengar perintah dari presiden," kata Jero.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads