"Saat ini dalam tahap FEED (Front End Engineering Design) yang besar kemungkinan akan segera dibangun konsorsium BUMD dan Hiswana Migas berjumlah 5 SPBG," ujar Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Kelembagaan dan Perencanaan Stategis Wiratmaja Puja, ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (18/6/2013).
Dikatakan Wira, Ditargetkan dalam 6 bulan ke depan sudah bisa berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) sendiri kata Wira saat ini sedang dalam pembahasan. "Tapi kami harapkan harga yang disepakati di hulu bisa sekecil mungkin sehingga harga di hilir bisa mencapai Rp 3.100 per setara premium," ucapnya.
Harga di hulu, kata Wira, akan ada penetapan Menteri ESDM, agar harga di hulu hanya mencapai US$ 4,72 per MMBTU.
"Menteri ESDM sudah memberikan insentif terhadap program konversi BBM ke BBG, sehingga harga gas di hulu nanti ditetapkan sebesar US$ 4,72 per MMBTU," tandasnya.
(rrd/dnl)











































