Sebulan Freeport Setop Operasi, Ini Dampak Bagi Daerah Mimika

Sebulan Freeport Setop Operasi, Ini Dampak Bagi Daerah Mimika

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 19 Jun 2013 13:36 WIB
Sebulan Freeport Setop Operasi, Ini Dampak Bagi Daerah Mimika
Jakarta - PT Freeport Indonesia berhenti beroperasi sejak runtuhnya lokasi tambang tambang bawah tanah Big Gossan pada 14 Mei 2013 lalu hingga saat ini. Penghentian operasi ternyata berdampak langsung kepada daerah Mimika, Papua.

Dikatakan Bupati Mimika Abdul Muis, belum kembali beroperasinya tambang emas Freeport berdampak non teknis bagi Mimika.

"Sekitar 1.000 orang pendulang tradisional tidak lagi bisa mendulang emas, karena Freeport berhenti beroperasi, mereka menganggur, padahal kebutuhan terus meningkat, apalagi sebentar lagi musim masuk sekolah," ujar Abdul dalam Rapat pembahasan Freeport di Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senayan, Jakarta, Rabu (19/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Abdul, jika terlalu lama berhenti produksi, dirinya khawatir terhadap dampak pendapatan daerahnya. "Saat ini 80% APBD Mimika berasal dari Freeport, kami khawatir ini berdampak ke kami," ucapnya.

Berkaca pada kasus pemogokan pekerja Freeport tahun lalu, kata Abdul, APBD Mimika terpangkas Rp 250 miliar, karena pendapatan Freeport juga menurun drastis akibat pemogokan tersebut.

"Seperti pemogokan pekerja yang sangat luar biasa, kami kehilangan APBD sebesar Rp 250 miliar, karena 80% APBD dari Freeport," ungkapnya.

Untuk itu, Abdul meminta pemerintah pusat bisa memberikan keputusan secara cepat minimal bisa menentukan lokasi mana yang diperbolehkan untuk beroperasi.

"Kalau belum boleh semua, tentukan saja mana yang boleh beroperasi terlebih dahulu, agar kegiatan tetap ada dilakukan," kata Abdul.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads