Alat tersebut dinamakan 'AMPAR'. Alat yang digerakkan dengan baterai ini, mampu memotong ranting yang tinggi cukup dengan dibantu stick. Sebelumnya untuk memotong ranting, dibutuhkan tangga yang tinggi dan perlu personel minimum 2 orang.
Dengan adanya alat ini, 1 orang petugas bisa memotong dahan yang menggangu jaringan kabel bahkan hingga masuk ke pelosok desa atau saat kondisi hujan. Ternyata alat ini, ditemukan seorang Teknisi Jaringan Distribusi Area Cirebon yang memiliki keterbatasan fisik. Teknisi tersebut bernama Okip.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Okip sendiri mengaku mengalami kecelakaan kerja pada tahun 2001. Akibat peristiwa itu, salah satu tangannya harus diamputasi. Okip pada kesempatan yang sama menjelaskan, alat ini telah digunakan di area PLN Jawa Barat. Bahkan telah memenangi kompetisi inovasi nasional antar pegawai PLN tahun 2012.
"Kalau saya punya prinsip, setelah saya terbatas fisik. Saya pengin buktikan PLN. Saya mencoba berbuat. Saya punya 7 inovasi sejak 2004. Masuk katagori nasional ada 4. Kalau yang AMPAR jadi juara 1 nasional bidang technical supporting (antar pegawai PLN)," tambahnya.
(/)











































